Saturday, 25 February 2012
I Love You Mentariku
Entah harus bagaimana lupakanmu
di balik diam itu
ada suatu yang tersembunyi
Apakah ini yang mereka bilang cinta?
jika ya apa buktinya?
Atau justru ini nafsu
ambisi menggebu
untuk miliki dirimu
Aku lebih senang menyebutnya kasih
karena dia menghindari selisih
dan memberi tanpa pamrih
Apa lagi yang kau minta
agar kau tahu rasa di hatiku
bait puisi yang kau baca
itulah angan jiwaku
Aku muram jika kau sedih
aku senang jika kau bahagia
aku penasaran jika kau diam
Jika memang mau berpisah
relakanku tuk lupakanmu
jika memang kan hidup bersama
ku yakin keputusan itu
Memilikimu
menyelami pikiranmu
memendam ambisiku
menikahi angan dan citamu
Give me one second to love you
even I can live thousand years
and till God takes my soul
I still loving you for sure
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment